Translate

Friday, November 06, 2015

Tugas 2 Pengantar Bisnis Informatika

0 komentar
Peraturan Pendirian Badan Usaha di Bidang TI

Teknologi Informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer, tetapi merupakan semua perangkat atau peralatan yang dapat membantu seseorang bekerja dan segala hal yang berhubungan dengan suatu proses, dan juga bagaimana suatu informasi itu dapat sampai ke pihak yang membutuhkan, baik berupa data, suara ataupun video. Di bidang Ekonomi dan bisnis, Perkembangan Teknologi telah dan sangan berpengaruh terhadap aspek ekonomi dan bisnis di dunia dan secara khusus di Indonesia. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (PT Telkom Indonesia Tbk.) merupakan salah satu contoh perusahaan bisnis yang bergerak di bidan TI.

Dua aspek penting dalam pengembangan bisnis yang berhubungan dengan Teknologi Informasi adalah infrastuktur dan sumber daya manusia (SDM). Selain kedua aspek tersebut, tentunya masih banyak aspek lain seperti finansial. Namun, lemahnya infrastruktur dan kelangkaan SDM merupakan penyebab utama lambannya bisnis IT. Langkanya SDM IT yang handal merupakan masalah utama di seluruh dunia. Kelangkaan ini disebabkan meledaknya bisnis yang berbasis IT (dan khususnya bisnis yang berbasis Internet).

Dalam mendirikan suatu badan usaha atau bisnis khususnya di bidang IT, apa sebenarnya yang harus kita ketahui dan lakukan? Kita harus mengetahui bagaimana proses atau tahap untuk melakukan atau membangun sebuah bisnis khususnya di bidang TI.

A. Pengertian Badan Usaha
Badan Usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan Usaha seringkali disamakan dengan perusahaan, walaupun pada kenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor-faktor produksi.

Pada umumnya yang bidang bisnis yang sering dimasuki oleh seorang pebisnis baru dalam bidang IT adalah :

- Perusahaan pengembangan perangkat lunak aplikasi (software house).
- Konsultan Implementasi Teknologi Informasi baik itu implementasi hardware maupun implementasi software.
- Distributor dari produk-produk IT, baik hardware ataupun software.
- Training dan pendidikan bidang IT.

Dari keempat bidang ini, muncul berbagai varians dari bisnis IT yang biasanya merupakan bentuk spesialisasi dari keempat bidang usaha tersebut.

B. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pendirian Badan Usaha
Dalam membentuk sebuah badan usaha, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya adalah :
1. Modal yang dimiliki
2. Dokumen perizinan
3. Para pemegang saham
4. Tujuan usaha
5. Jenis usaha

C. Prosedur pendirian Badan Usaha
1. Tahapan pengurusan izin pendirian
Bagi badan usaha skala besar hal ini menjadi prinsip yang paling penting demi kemajuan dan pengakuan atas perusahaan yang bersangkutan. Hasil akhir pada tahapan ini adalah sebuah izin prinsip yang dikenal dengan Letter of Intent yang dapat berupa izin sementara, izin tetap hingga izin perluasan.
Untuk beberapa jenis badan usaha lainnya misalnya, sole distributor dari sebuah merek dagang, Letter of Intent akan memberi turunan berupa Letter of Appointment sebagai bentuk surat perjanjian keagenan yang merupakan izin perluasan jika perusahaan ini memberikan kesempatan pada perusahaan lain untuk mendistribusikan barang yang diproduksi.

Berikut adalah dokumen yang diperlukan pada tahapan ini :
- Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
- Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
- Bukti diri

Serta perizinan yang perlu dipenuhi dalam badan usaha tersebut yaitu :
- Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
- Surat Izin Usaha Industri (SIUI)

2. Tahapan pengesahan menjadi badan hukum
Tidak semua badan usaha harus berbadan hukum. Akan tetapi setiap badan usaha yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku.
Izin yang mengikat suatu bentuk badan usaha tertentu di Indonesia memang terdapat lebih dari satu macam. Adapun pengakuan badan hukum bisa didasarkan pada Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUH), hingga Undang-Undang Penanaman Modal Asing (UU PMA).

3. Tahapan penggolongan menurut bidang yang dijalani
Badan usaha dikelompokkan kedalam berbagai jenis berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani. Berkaitan dengan bidang tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan dengan departemen yang membawahinya seperti kehutanan, pertambangan, perdagangan, pertanian dsb.

4. Tahapan mendapatkan pengakuan, pengesahan dan izin dari departemen lain
Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha akan mengeluarkan izin. Namun diluar itu, badan usaha juga harus mendapatkan izin dari departemen lain yang pada nantinya akan bersinggungan dengan operasional badan usaha misalnya Departemen Perdagangan mengeluarkan izin pendirian industri yaitu berupa SIUP.



Sumber :

http://www.putra-putri-indonesia.com/mendirikan-perusahaan.html
Read full post »

Tugas 2 Pengantar Bisnis Informatika

0 komentar
Prosedur dan Persyaratan Pendirian Badan Usaha

Berdasarkan ketentuan perundang-undangan, CV diatur dalam Pasal 16 s.d. 35 Kitab Undang-undang Hukum Dagang (KUHD) sebagaimana juga proses pendirian firma, dan pada prakteknya di Indonesia telah menjadi suatu kebiasaan bahwa setiap orang yang hendak mendirikan CV, dibuat dalam Akta Notaris (Otentik), dan didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri (PN) yang berwenang, serta kemudian diumumkan dalam Tambahan Berita Negara R.I

Oleh karena terdapatnya kesamaan dalam pendirian tersebut, maka tahap-tahap pendirian CV adalah sebagai berikut :
1. Mempersiapkan ihtisar isi resmi dan Akta Pendirian CV, yang meliputi
Nama lengkap, pekerjaan & tempat tinggal para pendiri;
Penetapan nama CV;
Keterangan mengenai CV itu bersifat umum atau terbatas untuk menjalankan sebuat perusahaan cabang secara khusus (maksud dan tujuan);
Nama sekutu yang tidak berkuasa untuk menandatangani perjanjian atas nama persekutuan;
Saat mulai dan berlakunya CV;
Klausula-klausula penting lain yang berkaitan dengan pihak ketiga terhadap sekutu pendiri;
Pendaftaran akta pendirian ke PN harus diberi tanggal;
Pembentukan kas (uang) dari CV yang khusus disediakan bagi penagih dari pihak ketiga, yang jika sudah kosong berlakulah tanggung jawab sekutu secara pribadi untuk keseluruhan;
Pengeluaran satu atau beberapa sekutu dari wewenangnya untuk bertindak atas nama persekutuan.

2. Mendaftarkan akta pendiriannya kepada Panitera PN yang berwenang (Pasal 23 KUHD), dan yang didaftarkan hanyalah akta pendirian firma (atau CV) atau ihtisar resminya saja (Pasal 24 KUHD);
Dalam hal ini, CV tersebut didaftarkan pada tempat kedudukan/wilayah hukum CV, dengan membawa kelengkapan berupa Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama CV yang bersangkutan.

3. Para pendiri CV diwajibkan untuk mengumumkan ihtisar resmi akta pendiriannya dalam Tambahan Berita Negara R.I (Pasal 28 KUHD).
Berikut ini merupakan ringkasan dari Tahapan Keseluruhan Proses Pendirian CV, yaitu :
Tahap 1 : Pembuatan Akta Pendirian CV oleh Notaris;
Tahap 2 : Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP);
Tahap 3 : Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
Tahap 4 : Surat Keterangan Terdaftar Sebagai Wajib Pajak;
Tahap 5 : Pendaftaran ke Pengadilan Negeri;
Tahap 6 : Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP);
Tahap 7 : Tanda Daftar Perusahaan (TDP);

Apabila dari pendiri dalam menjalankan usahanya berencana untuk ikut serta dalam suatu lelang/tender yang dilakukan oleh instansi pemerintahan atau intansi lainnya, maka harus dilengkapi dengan dokumen legalitas lainnya, yaitu berupa :
Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak;
Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP);
Tanda Daftar Perseroan (khusus CV); dan
Keanggotaan pada Asosiasi dan Sertifikat Badan Usaha, serta Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi (jika diperlukan).



Sumber :

http://www.legal4ukm.com/prosedur-pendirian-cv/
Read full post »

Tugas 2 Pengantar Bisnis Informatika

0 komentar
Jenis-Jenis Badan Usaha

Badan usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan Usaha seringkali disamakan dengan perusahaan, walaupun pada kenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor-faktor produksi.

Jenis-Jenis Badan Usaha :
1. Koperasi
Koperasi adalah badan usaha yang berlandaskan asas-asas kekeluargaan.

2. BUMN
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah badan usaha yang permodalannya seluruhnya atau sebagian dimiliki oleh Pemerintah. Status pegawai badan usaha tersebut adalah karyawan BUMN bukan pegawai negeri. BUMN sendiri sekarang ada 3 macam yaitu Perjan, Perum dan Persero.

- Perjan
Perjan adalah bentuk badan usaha milik negara yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah. Perjan ini berorientasi pelayanan pada masyarakat, sehingga selalu merugi. Sekarang sudah tidak ada perusahaan BUMN yang menggunakan model perjan karena besarnya biaya untuk memelihara perjan-perjan tersebut sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 19 tahun 2003 tentang BUMN. Contoh Perjan : PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api) kini berganti menjadi PT.KAI.

- Perum
Perum adalah perjan yang sudah diubah. Tujuannya tidak lagi berorientasi pelayanan tetapi sudah profit oriented. Sama seperti Perjan, perum di kelola oleh negara dengan status pegawainya sebagai pegawai negeri. Namun perusahaan masih merugi meskipun status Perjan diubah menjadi Perum, sehingga pemerintah terpaksa menjual sebagian saham Perum tersebut kepada publik dan statusnya diubah menjadi persero.

- Persero
Persero adalah salah satu Badan Usaha yang dikelola oleh Negara atau Daerah. Berbeda dengan Perum atau Perjan, tujuan didirikannya Persero yang pertama adalah mencari keuntungan dan kedua memberi pelayanan kepada umum. Modal pendiriannya berasal sebagian atau seluruhnya dari kekayaan negara yang dipisahkan berupa saham-saham. Persero dipimpin oleh direksi. Sedangkan pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta. Badan usaha ditulis PT <nama perusahaan> (Persero). Perusahaan ini tidak memperoleh fasilitas negara.

3. BUMS
Badan Usaha Milih Swasta atau BUMS adalah badan usaha yang didirikan dan dimodali oleh seseorang atau sekelompok orang. Berdasarkan UUD 1945 pasar 33, bidang-bidang usaha yang diberikan kepada pihak swasta adalah mengelola sumber daya ekonomi yang bersifat tidak vital dan strategis atau yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak. Berdasarkan bentuk hukumnya BUMS dibedakan atas :

- Perusahaan Pesekutuan
Perusahaan pesekutuan adalah perusahaan yang memiliki 2 pemodal atau lebih. Ada 3 bentuk perusahaan persekutuan :

- Firma
Firma (Fa) adalah badan usaha yang didirikan oleh 2 orang atau lebih dimana tiap-tiap anggota bertanggung jawab penuh atas perusahaan. Modal firma berasal dari anggota pendiri serta laba/keuntungan dibagikan kepada anggota dengan perbandingan sesuai akta pendirian.
Ciri-ciri Firma :
1. Para sekutu aktif di dalam mengelola perusahaan.
2. Tanggung jawab yang tidak terbatas atas segala resiko yang terjadi.
3. Akan berakhir jika salah satu anggota mengundurkan diri atau meninggal dunia.

- Persekutuan Komanditer
Persekutuan Komanditer adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh 2 orang atau lebih. Persekutuan komanditer mengenal 2 istilah yaitu :
  1. Sekutu aktif adalah anggota yang memimpin/menjalankan perusahaan dan bertanggung jawab penuh atas utang-utang perusahaan.
  2. Sekutur pasif adalah anggota yang hanya menanamkan modalnya kepada sekutu aktif dan tidak ikut campur dalam urusan operasional perusahaan. Sekutu pasif bertanggung jawab atas risiko yang terjadi sampai batas modal yang ditanam.
Keuntungan yang diperoleh dari perusahaan dibagikan sesuai kesepakatan.

- Perseroan Terbatas
Perseroan terbatas (PT) adalah badan usaha yang modalnya diperoleh dari hasil penjualan saham. Setiap pemegang surat saham mempunyai hak atas perusahaan dan setiap pemegang surat saham berhak atas keuntungan (dividen).

- Yayasan
Yayasan adalah suatu badan usaha, tetapi tidak merupakan perusahaan karena tidak mencari keuntungan. Badan usaha ini didirikan untuk sosial dan berbadan hukum.



Sumber :

https://id.wikipedia.org/wiki/Badan_usaha#Perusahaan_Persekutuan
Read full post »

Monday, October 05, 2015

Tugas 1 Pengantar Bisnis Informatika

0 komentar
Pengertian & Contoh Badan Usaha Bisnis Informatika

“Bisnis & Informatika”, memiliki dua arti yang saling berbeda. Dalam pengertian yang sederhana bisnis informatika adalah suatu kegiatan yang dilakukan individu atau sekelompok orang yang memiliki nilai (value) dengan tujuan mendapatkan keuntungan (profit) yang dilakukan dengan bantuan teknologi informasi. Yang dimaksud teknologi informasi disini mencakup semua hal yang berkaitan dengan teknologi informasi, seperti internet.

1.    Bisnis
·      Pengertian Bisnis
  1. Bisnis dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & jasa dalam kehidupan sehari – hari.
  2. Bisnis merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang dan jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan.[Griffin & Ebert]

Dari pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa bisnis adalah kegiatan yang dilakukan individu atau sekelompok orang (organisasi) yang menciptakan nilai (create value) melalui penciptaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperoleh keuntungan melalui transaksi.

·      Aspek – Aspek Bisnis
Aspek-aspek bisnis meliputi :
  1. Keuntungan individu dan kelompok
  2. Penciptaan Nilai
  3. Penciptaan Barang dan Jasa
  4. Keuntungan melalui Transaksi


·      Fungsi Bisnis
Fungsi bisnis, yaitu :
  1. Fungsi Mikro (Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung)
  2. Fungsi Makro(Kontribusi terhadap pihak yang tidak berperan langsung)


2.    Informatika
Informatika berkaitan erat dengan teknologi informasi. Teknologi Informasi adalah suatu seperangkat alat yang membantu kita dalam bekerja dengan informasi dan melakukan tugas – tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi. Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer melainkan mencakup juga teknologi komunikasi untuk mengirim atau menyebarkan informasi. Dari defenisi di atas, nampak bahwa teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer, tetapi juga termasuk teknologi telekomunikasi. Dengan kata lain bahwa teknologi informasi merupakan hasil konvergensi antara teknologi komputer dan teknologitelekomunikasi.

Setelah menelaah dari berbagai sumber juga pengertian – pengertian diatas, didapat maksud dari bisnis informatika. Bisnis informatika berkembang dengan pesat akhir – akhir ini dikarenakan sekarang teknologi informasi juga berkembang sangat pesat. Bisnis informatika muncul karena adanya peluang yang terdapat didalam suatu teknologi informasi. Jawaban salah satunya adalah “Internet”. Tidak dapat dipungkiri sekarang internet sudah mengalami pergeseran kebutuhan di dalam masyarakat. Yang dahulu Internet merupakan suatu kebutuhan pelengkap atau masih merupakan kebutuhan yang “mewah” bagi sebagian masyarakat, sekarang menjadi suatu kebutuhan sekunder maupun kebutuhan primer. Karena sekarang kita dapat semakin mudah dan murah untuk mendapatkan akses internet. Hal ini tidak lepas dari semakin berkembangnya teknologi informasi.

Menurut saya, semua kegiatan yang melakukan transaksi jual – beli yang ada kaitannya dengan teknologi informasi masuk kedalam bisnis informatika. Contoh, sekarang sudah banyak masyarakat yang melakukan transaksi jual – beli secara online (E-Commerce). Jadi kita tidak perlu repot-repot untuk jalan ke mall, ataupun toko – toko untuk mencari barang yang kita inginkan. Cukup dengan modal laptop/PC dan internet, kita bisa mencari semua barang yang diinginkan.
Sekarang ini banyak sekali badan usaha yang menggeluti bisnis informatika seperti web – web penyedia jual – barang secara online. Contohnya E-Bay dan Kaskus. Saya pernah melihat acara tv yang sedang membahas bisnis online. Dijelaskan bahwa di Kaskus setiap harinya minimal terjadi 5 ribu (kalau tidak salah) transaksi jual – beli. Dimana kisaran transaksi terendah di rata- rata sebesar 30 ribu. Nah sekarang tinggal dikalikan saja 30 ribu x 5 ribu. Mencengangkan bukan. Betapa banyaknya perputaran uang yang ada di dalam bisnis informatika ini. Itu baru di dalam media internet, belum lagi kita lihat perkembangan warnet di indonesia. Kalau pemerintah mau serius, kita bisa mendapatkan hasil yang sangat banyak di dalam Bisnis Informatika ini.



Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Bisnis
http://id.wikipedia.org/wiki/Institut_Bisnis_dan_Informatika_Indonesia
http://teknologi-sport.blogspot.com/2010/10/pengantar-bisnis-informatika.html
http://ulpiupie.blogspot.co.id/2011/11/bisnis-informatika.html
http://amandatribuana.tumblr.com/post/98774922191/pengertian-pengantar-bisnis-informatika

Read full post »

Tuesday, January 27, 2015

Tugas Desain Pemodelan Grafik 4

0 komentar

Cara Membuat Sebuah Karakter Dalam Bentuk Model 3D Dengan Menggunakan Software Blender


Blender adalah program 3D dan animasi yang bersifat open source, bebas untuk dikembangkan oleh penggunanya dan dapat didistribusikan kembali dan bersifat Legal. Blender memiliki video compositor dan  intergrated game engine Karya yang dihasilkan tidak  ada  sifat  royalti  kepada  developer,  dan  dapat  dipublikasikan  baik  free maupun untuk dikomersilkan. Blender merupakan salah satu program Modeling 3D dan Animation, tapi Blender mempunyai  kelebihan  sendiri  dibandingkan  program  modeling  3D  lainnya.
Keunggulan Blender 3D :
  • Interface yang user friendly dan tertata rapi.
  • Tool  untuk membuat  objek  3D  yang  lengkap meliputi modeling,  UV mapping,
  • texturing,  rigging,  skinning,  animasi,  particle  dan  simulasi  lainnya,  scripting, rendering, compositing, post production dan game creation.
  • Cross Platform, dengan uniform GUI dan mendukung semua platform. Blender 3D
  • bisa anda gunakan untuk semua versi windows, Linux, OS X, FreeBSD, Irix, Sun dan sistem operasi yang lainnya.
  • Kualitas  arsitektur 3D  yang  berkualitas  tinggi dan  bisa  dikerjakan dengan  lebih cepat dan efisien.
  • File Berukuran kecil.
  • Free (gratis).
Oleh karena itu, lewat software Blender inilah saya akan mencoba membuat suatu objek yang layak dengan kualitas yang menarik yaitu Alien dari film kartun terkenal “Monster Inc” yang aliennya bernama “Mike. Itu semua saya tuangkan kedalam buku tutorial ini, semoga bermanfaat bagi Anda sekalian.
Membuat bagian kepala Alien “Mike”
Dengan Objek default pada blender, kita pilihlah objek kubus pertama-tama
Kemudian tekan huruf “W” pada keyboard anda, lalu pilihlah “Subdivide”
Atur pada bagian “Number Of Cuts” sebanyak 2
Kemudian tekan “W” lagi, pilihlah bagian “Smooth”
Ubahlah angka tersebut sebanyak 4 untuk membuat kubus tadi menjadi sebuah lingkaran

Lalu pilihlah pada bagian tab “Object Modifier”, kemudian “Add Modifier” dan pilihlah “Subdivision Surface”
Aturlah “View” sebanyak 2 dan “Render” sebanyak 2 juga
Setelah proses diatas sudah selesai dilakukan maka tampilan kubus tadi berubah menjadi seperti sebuah Lingkaran
Aturlah objek tadi, dengan memainkan obek tadi agar terlihat seperti Lingkaran sungguhan
Setelah itu masuk pada bagian “Edit Mode” dengan cara menekan “Tab” pada keyboard anda. Lalu pilihlah pada bagian eksekusi “Vertex” maka tampilanya seperti gambar dibawah ini.
Kemudian tekan huruf “B” pada keyboard untuk menyeleksi “Border Selection” pada objek. Lalu pilih setengah bagian objek seperti gambar dibawah ini
Kemudian tekan huruf “X” pada keyboard dan pilih delete “Vertice” sehingga kita hanya memiliki setengah bagian saja pada objek
Kemudian pilih tab “Modifier”, lalu pilih pada bagian “Mirror”. Gunanya untuk membuat objek utuh seperti semula dan juga membuat posisi kanan serta kiri sama persis apabila dilakukan sebuah pengeditan pada objek tersebut atau biasa disebut proposional
Kemudian aturlah posisi “Mirror” tadi harus tepat diatas “Subdivision Surface” agar objek terlihat lebih halus seperti kondisi awal sebelum dilakukan delete “Vertice”. Dan berikut ini tampilah objek jika sudah selesai
Membuat bagian tangan Alien “Mike”
Langkah selanjutnya adalah membuat bagian tangan pada Alien tersebut, pertama-tama lakukanlah eksekusi “Face Select”
Maka tampilannya akan seperti gambar dibawah ini, kemudian pilihlah 4 bagian pada objek tadi untuk dilakukan eksekusi dengan cara menekan “Shift” pada keyboard dilanjutkan “Klik Kanan” pada mouse. Maka terlihat seperti gambar dibawah ini
Kemudian tekan “E” pada keyboard agar 4 bagian pada objek tadi terlihat sedikit menonjol seperti gambar dibawah ini
Lalu kita skala 4 bagian objek face tadi, dengan cara menekan huruf “S” pada keyboard
Pada proses sebelumnya, 4 bagian tadi terlihat cembung jika dilihat dari kamera samping. Maka kita akan datarkan 4 bagian objek tadi dengan cara menekan “S+X+0” pada keyboard. Mengapa X? Karena X menunjukan bagian cembung tadi agar bisa didatarkan
Kemudian lakukan eksekusi “Vertex Select”, kita akan membuat 4 bagian tadi agar terlihat lebih bundar
Lalu pilih 4 garis seperti gambar dibawah ini, setelah itu tekan hurus “S” pada keyboard atau biasa disebut “Scale/Skala” kemudian atur agar terlihat lebih bundar
Selanjutnya lakukan eksekusi “Face Select lagi”
Kemudian kita akan mengextrude 4 bagian yang dipilih seperti dibawah ini dengan cara menekan tombol “E” pada keyboard seperti gambar dibawah ini
Kemudian lakukan proses skala lagi dengan cara menekan tombol “S” pada keyboard, perkecil bagian tadi
Kemudian extrude lagi dengan cara menekan tombol “E’ pada keyboard, dan perpanjang lengan tesebut. Maka terlihat seperti gambar dibawah ini
Kemudian bagilah beberapa bagian pada tangan sudah dibuat tadi, agar terlihat seperti mempunyai “lengan atas” dan “lengan bawah” dengan cara menekan tombol “CTRL+R” pada keyboard. Maka terlihat seperti gambar dibawah ini. Usahakan semua facenay terlihat proposional. Lalu buat objek agar terlihat lebih halus dengan cara memilih pada bagian “Tools” lalu pilih “Smooth”
Membuat bagian mata Alien “Mike”
Masih pada “Edit Mode” kemudian kita nyalakn “Proportional Editing” dengan cara menekan tombol “O” pada keyboard lalu pilih pada bagian menu “Proportional Editing” klik “Enable”
Kemudian seleksi ciricle pada objek dengan cara menekan tombol “C” pada keyboard lalu pilih pada bagian tengah objek seperti gambar dibawah ini
Lalu pilih pada bagian “Mirror” tadi, ceklislah pada bagian “Clipping”. Agara saat objek muka alien tadi ditarik keatas tidak terbelah menjadi dua
Tariklah bagian muka tadi keatas dengan menggunakan fungsi graph dengan cara menekan tombol “G” pada keyboard, dan terlihat mukanya seperti Alien “Mike” sungguhan
Kemudian seleksilah beberapa bagian tengah muka alien, dan hapuslah dengan cara menekan tombol “Delete” pada keyboard lalu pilih “Vertice”. Maka terlihat seperti gambar dibawah ini
Masuk pada bagian “Object Mode” dengan cara menekan tombol “Tab” pada keyboard lalu buatlah sebuah objek “UV Sphere”, Kemudian tarulah ditengah-tengah bagian yang sudah dibuang tadi. Lakukanlah seleksi “Vertex Select”, kemudian pilih beberapa garis yang menandakan ruang kosong tadi dengan cara menakan “Alt” pada keyboard dibarengi dengan “Klik Kanan” pada mouse lalu tekan “F” pada keyboard. Maka terlihat seperti gambar dibawah ini
Membuat bagian mulut Alien “Mike”
Langkah selanjutnya adalah membuat mulut alien tersebut dengan cara menyeleksi “Face Select” kemudian pilh beberapa bagian face
Lalu pilih eksekusi “Extrude” kedalam objek, dengan cara menekan tombol “E” pada keyboard
Lalu masuk ke “Object Mode” lagi dan terlihat seperti gambar dibawah ini
Membuat bagian kaki Alien “Mike”
Langkah selanjutnya adalah membuat kaki, dengan cara masuklah ke “Edit Mode” lagi kemudian lakukanlah seleksi “Face Select” lalu pilihlah beberapa face yang ingin diseleksi. Terlihat seperti gambar dibawah ini
Kemudian tekan tombol “ALT+E” pada keyboard lalu pilih “Individual Faces”. Setelah itu lakukanlah seleksi “Extrude” dengan cara menekan tombol “E” tariklah kearah yang benar yang ingin dijadikan seperti sebuah kaki
Jika sudah selesai proses tadi maka terlihat seperti gambar dibawah ini
Pewarnaan Alien “Mike”
Dan untuk pewarnaan kita akan menggunakan “Material” seperti gambar dibawah ini. Pertama-tama kita buat sebuah material dengan nama “Tubuh” lalu pilih pada bagian kotak “Diffuse”. Lalu disini saya akan mewarnai bagian tubuh tadi dengan warna “Hijau”
Setelah itu, buat 2 buah “Material” dengan nama “Mata” dan “Bola Mata”. Dan masing-masing saya warnai untuk mata warna “Putih”, sedangkan untuk bola mata warna “Hitam”
Membuat Planet
Langkah selanjutnya adalah membuat sebuah planet untuk tempat tinggal alien tersebut, dengan cara menambahkan objek “Plane”
Kemudian atur size plane tersebut dengan cara menekan tombol “S” dan diikuti dengan tombol “X” atau “Y” atau “Z” pada keyboard. Maka terlihat seperti gambar dibawah ini
Lalu pilih bagian seleksi “Face Select” seperti gambar dibawah ini
Kemudian pilihlah beberapa bagian dengan cara menekan tombol “Shift” pada keyboard diikuti dengan “Klik Kanan” pada mouse. Terlihat seperti gambar dibawah ini
Kemudian lakukan eksekusi “Graph” dengan cara menekan tombol “G” pada keyboard lalu tarik kebagian atas. Maka terlihat seperti gambar dibawah ini
Dan untuk pewarnaaa kita gunakan “Material” lalu saya disini menggunakan warna “Cokelat” pada objek “Plane” tersebut
Jika sudah selesai, maka seperti gambar dibawah inilah planet yang saya buat tadi
Membuat Armature/Tulang pada objek Alien “Mike”
Proses selanjutnya adalah membuat sebuah “Armature/tulang” untuk menggerakan objek Alien tadi. Pertama-tama tekan tombol “Shift+A” pada keyboard lalu pilih “Armature” kemudian pilih “Single Bone”
Kemudian masukkan armature tadi kedalam objek alien tersebut. Lalu masuk kebagian “Edit Mode” pada armature tadi setelah itu pilih ujung tulang tersebut lalukanlah eksekusi “Extrude” dengan cara menekan tombol “E” pada keyboard kemudian tarik kearah yang diinginkan. Setelah itu seleksilah tulang tersebut, sehingga objek & tulang berwarna orange. Lalu tekan “Ctrl+P” pilihlah “With Automatic Weights”. Langkah selanjutnya lakukan seleksi pada tulang saja, kemudian tekan tombol pada keyboard “Ctrl+Tab”untuk masuk kedalam Pose Mode hingga tulang berubah menjadi warna biru tepat seperti gambar dibawah ini.
Membuat/menambahkan Timeline Animasi pada objek tersebut
Langkah selanjutnya adalah membuat sebuah “Timeline” dengan maksud untuk membuat sebuah animasi pada objek yang sudah dibuat sebelumnya. Disini saya saya akan mensetting waktu timeline untuk sebuah animasi tersebut dari mulai detitk ke-1hingga berakhir pada detik ke-50
Pilihlah pada detik ke-1 posisi objek dan armature tersebut masih diposisi awal
Lalu tekan tombol “I” pada keyboard lalu pilih “LocRot”
Pilihlah pada detik ke-10 
Coba ubah posisi objek tersebut. Disini saya gerakkan objek armature tadi yaitu pada bagian kaki sebanyak 2 armature kearah belakang soalah-olah objek alien tersebut ingin jatuh ke permukaan planet
Lalu tekan tombol “I’ pada keyboard dan pilih “LocRot”, kemudian lakukan proses sebelumnya secara berulang-ulang hingga frame/detik ke-40 dan disini saya gerakkan armature setiap frame sama persis seperti objek alien tersebut ingin jatuh kepermukaan planet
Cara Merender Animasi tersebut
Jika sudah proses diatas, lalu renderlah kembali objek tersebut dengan menekan tombol F12 pada keyboard. Lalu pilih “Render Animation” seperti gambar dibawah ini
Terakhir, pilihlah “Play Rendered Animation” seperti gambar dibawah ini. Lalu liatlah hasil animasi yang sudah anda buat tadi















































Read full post »

Popular Posts

 

Copyright © BONA BLOG Design by Free CSS Templates | Blogger Theme by BTDesigner | Powered by Blogger