Translate

Thursday, December 27, 2012

Tugas Proposal Penelitian ISD 6 (Ilmu Sosial Dasar)

0 komentar


Proposal Penelitian Dengan Judul :

DAMPAK PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI


BAB
I
PENDAHALUAN
1.1    Latang Belakang Masalah
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam kehidupan kita sehari –hari sekarang ini sangat pesat sekali, baik mencari informasi maupun menerima informasi sehingga dapat membantu manusia memudahkan permasalahan yang sedang dihadapinya. Pada era teknologi informasi dan komunikasi sekarang ini, komunikasi merupakan hal yang sangat penting sekali. Komunikasi sangat dibutuhkan dalam kehidupan seseorang , bisnis, pendidikan.
Di lembaga pendidikan siswa disekolah mendapat pelajaran teknologi informasi dan komunikasi
. Seperti mempelajari komputer dan internet. Didalam pengoperasian internet dan komputer ini penulis akan membahas dampak pengunaan teknologi informasi dan komunikasi.
1.2     Perumusan Masalah
Berdasarkan dari judul diatas, maka timbul Perumusan Masalah sebagai berikut :
· Pemanfaatan perkembangan teknologi informasi (Dampak positif).
· Dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi terhadap  masyarakat dan solusinya.
· Bagaimana cara kita menyikapi kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi?
1.3     Tujuan dan Manfaat Penelitian
Dalam pengunaan alat – alat teknologi informasi dan komunikasi ini, diminta kepada si pengguna tidak salah dalam menggunakannya karena apapun dengan mudah bisa kita terima. Untuk itu penulis akan membahan masalah dampak positif dan negatif penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Serta penjalasan yang lebih rinci yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Manfaat yang bisa diambil antara lain : Mengetahui dampak positif dan negatif dalam penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi. Serta dapat mengetahui cara kita menyikapi kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi saat ini.

BAB
II
LANDASAN TEORI
2.1     Teori-Teori yang Dipakai
a. Pengertian Teknologi.
Kata teknologi harfiah berasal dari bahasa ”texere” yang berarti menyusun atau membangun. Sehingga istilah teknologi seharusnya tidak terbatas pada penggunaan mesin, meskipun dalam arti sempit hal tersebut sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
b. Pengertian Informasi
Secara Etimologi, Informasi berasal dari bahasa Perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti “garisbesar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”
Menurut Gordon B. Davis, informasi adalah data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagisi penerima dan mempunyai nilai yang nyata yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang akan datang.
c. Pengertian Teknologi Informasi
Dari pengertian kedua kata tersebut, pengertian dasar Teknologi Informasi adalah menyusun data yang telah diolah untuk mengambil suatu keputusan oleh penerima informasi tersebut.
Secara mudahnya teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses imasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan:
•           Lebih cepat
•           Lebih luas sebarannya, dan
•           Lebih lama penyimpanannya.
DAMPAK POSITIF PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
Perkembangan teknologi informasi dan kumunikasi dapat meningkatkan kehidupan manusia, yang berarti keberadaan teknologi infomasi dan komunikasi dapat memberi mamfaat atau keuntungan bagi kehidupan manusia. Ketika mengunakan telepon, menonton televisi, mengerjakan tugas dengan komputer dan mengunakan fasilitas internet, sehingga apapun masalah kita sangat mudah kita atasi.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memungkinkan dan memudahkan manusia untuk dapat saling berhubungan dengan cepat, mudah dan terjangkau. Informasi dari belahan dunia lain dengan mudah dapat diterima dengan cepat , aktivitas komunikasi antar dua tempat yang berjauhan menjadi lebih mudah dan cepat dengan mudah mengunakan alat – alat teknologi komunikasi dan komunikasi.
Dalam bidang pendidikan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berpotensi untuk membangun masyarakat yang demokratis, hal ini ditandai adanya hubungan guru dengan siswa , guru dan guru, dan antara guru,siswa, orang tua dan masyarakat dalam kaitannya dengan proses pendidikan dalam dan diluar sekolah .
DAMPAK NEGATIF PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sering dianggap sebagai kebaikan atau kemudahan bagi para penggunanya. Namun, ketika nalar, kemampuan dan iman kita belum memadai atau tidak siap untuk mengikuti perkembangan tersebut, apakah kemudahan atau kebaikan yang dijanjikan bisa menjadi kenyatan dan bisa dinikmati.
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tidak hanya menimbulkan efek positif yang kontruktif (membangun), tetapi juga menimbulkan efek negatif yang destruktif ( merusak). Efek negative tersebut disebabkan oleh perkembangan keimanan dan ketaqwaan (IMTAQ) tak seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Penguasaan IPTEK bahkan digunakan untuk menggali prosedur –prosedur yang jujur sehingga lahirlah cyber crime ( pembajakan kartu kredit). Selain itu, penguasaan IPTEK malah digunkan untuk memuaskan hasrat duniawi sehingga lahirlah cyber porn ( penyebaran aktivitas penyimpangan seksual dalam bentuk teks, gambar, maupun audio visual).
Adapun efek negatif lainnya dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi adalah semakin maraknya aktivitas pembajakan program computer dan VCD, CD, DVD aktifitas tersebut merupaan tindak kriminalitas yang diatur oleh undang –undang karena termasuk kegiatan ilegal yang secara financial dapat merugikan pihak lain
Semua hasil pengembangan IPTEK khususnya dibidang Teknologi Informasi dan Komunikasi tersebut telah mampu mengatasi sebagian besar masalah manusia dalam berbagai macam kegiatan pemenuhan kebutuhan hidup. Di zaman yang modern ini semua serba instan, cepat dan tepat. Walaupun demikian, penyalahgunaan IPTEK juga sering dilakukan oleh manusia yang tidak bertanggung jawab dalam kegiatan kejahatan, dan bahkan merusak diri sendiri dan sesama. Sebagai makhluk yang berakal budi, maka kita seharusnya mensyukuri dan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi ini untuk menjadikan hidup kita ke arah yang lebih baik.
2.2     Kerangka Penelitian
Untuk memudahkan dalam memahami isi proposal maka penulis susun sedemikian rupa sehingga antara satu bab dengan bab yang lain saling berkesinambungan. Didalam bab tersebut terdapat sub-bab yang menjelaskan lebih rinci lagi isi bab yang ditentukan.
Adapun kerangkanya sebagai berikut :
BAB I PENDAHULUAN yang meliputi : Latar Belakang Masalah, Perumusan Masalah, Tujuan dan Manfaat Penelitian.
BAB II LANDASAN TEORI yang meliputi : Teori-Teori yang Dipakai, Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Cara Menyikapi Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Kerangka Penilitian
BAB III ANALISA yang meliputi : Metodelogi Penelitian, Objek Penelitian, Periode Penelitian, Cara Penilitian Data, Rencana Biaya Penilitan, Jadwal Waktu Penelitian

BAB
III
ANALISA
3.1     Metedologi Penelitian
Metodologi yang digunakan dalam penulisan proposal penelitian ini diantaranya adalah :
1.      Metode Observasi
Dalam metode observasi ini penelitian dilakukan dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap keadaan dilapangan dengan demikian dapat diketahui secara langsung data-data yang dibutuhkan dan informasi apa yang dapat diambil
2.      Metode Literatur
Dalam metode literatur dilakukan dengan mengumpulkan data dari buku dan internet yang mendukung penulisan proposal penelitian ini
3.      Metode Kuisoner
Berbentuk laporan yang diperoleh dari hasil pertanyaan/kuisoner yang diberikan kepada pihak-pihak yang diperlukan.
Objek Penelitian
          Objek penelitian dalam penulisan ini adalah masyarakat sosial di daerah kota Depok. Dan sekitarnya
Periode Penelitian
          Data yang digunakan merupakan data laporan dari Pertengahan bulan Desember 2012 sampai Akhir bulan Januari 2013
3.2            Cara Penelitian Data
Cara Pengumpulan Data : Menggunakan kuisoner,observasi,dan literatur yang diajukan kepada pihak yang diperlukan.

Rencana
Biaya Penelitian : Penelitian in merupakan penelitian mata kuliah Ilmu Sosial Dasar di Universitas Gunadarma, untuk memenuhi tugas yang deberikan. Maka semua biaya penelitian ditanggung oleh penulis.

Jadwal
Waktu Penelitian :
1. Minggu I : Persiapan dan pengumpulan data
2. Minggu II-V : Penyusunan laporan dan laporan akhir



Sumber Referensi :
1.         Lia Kuswanto. 2006 dkk Mahir Berkomputer
2.
         Nugraha,Aries Setya.2004. Teknologi Informasi dan Komunikasi
3.         http://fiqri007.student.umm.ac.id/2010/09/23/manfaat-perkembangan-teknologi-informasi/










Read full post »

Sunday, November 04, 2012

Tugas Tulisan Lepas ISD 5 (Ilmu Sosial Dasar)

0 komentar
Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Hingga Saat Ini
(Era Abad 21)
Saat kita mendengar kata “Teknologi, Informasi, dan Komunikasi”, lalu apa yang ada dibenak fikiran kita? Definisinya, Sejarahnya, Perkembangannya, Fungsinya, Kegunaanya, Manfaatnya, dan lain-lain?
Ok kita mulai dari definisi, apa yang dimaksud dengan Teknolgi Informasi dan Komunikasi? Teknologi Informasi dan Komunikasi, atau sering disebut dengan TIK adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebenarnya telah dikenal oleh manusia sejak berabad-abad lalu. Sejak manusia pertama ada di muka bumi ini, manusia selalu berusaha untuk mengkomunikasikan segala sesuatu yang ada disekitarnya dengan berbagai cara.
Zaman prasejarah adalah masa dimana manusia belum mengenal tulisan. Pada masa itu manusia berkomunikasi dengan bahasa isyarat dan bahasa lisan yang masih sangat sederhana. Manusia saat itu juga mempunyai tradisi membuat lukisan-lukisan di dinding gua. Lukisan-lukisan di dinding gua ini biasanya menggambarkan tentang kegiatan berburu dan hewan-hewan buruan. Pada perkembangan selanjutnya, manusia mulai mengenal bahasa lisan yang lebih baku untuk berkomunikasi.
Pada tahun 3000 SM, Bangsa Sumeria telah mengenal tulisan dalam bentuk symbol-simbol yang dinamakan pictograf. Hal ini membuat mereka menjadi bangsa pertama di dunia yang mengenal tulisan. Bangsa lain yang telah mengenal tulisan adalah bangsa Mesir Kuno yang mulai menggunakan huruf-huruf hieroglif sejak tahun 2800 SM.
Semenjak bangsa-bangsa di dunia mengenal tulisan, cara berkomunikasi manusia semakin mengalami kemajuan. Pada sekitar tahun 900 SM, bangsa China membuat system pelayanan pos untuk pertama kalinya. Media tulis pada saat itu masih menggunakan tulang binatang atau tanah liat, sampai akhirnya seorang pelayan kaisar China bernama Tsai Lun berhasil menciptakan kertas dari serat pohon bambu pada tahun 105 SM.
Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. Diawali dengan penemuan telegram oleh Samuel Thomas von Sommering pada tahun 1809. Dilanjutkan dengan temuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika, bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik. Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global. Memasuki abad ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, terwujud sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an. Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronik melalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (integrated electronics) pada tahun 1957. Perkembangan teknologi elektronika, yang merupakan cikal bakal TIK saat ini, mendapatkan momen emasnya pada era Perang Dingin. Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi 'otak' perangkat keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini. Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital. Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Konvergensi telekomunikasi - komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21, sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti 'otot' manusia, maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi - komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) 'otak' manusia.
Seiring dengan berjalannya waktu, teknologi terus-menerus berkembang tiada habisnya dan akan terus berkembang mungkin sampai dunia ini berakhir. Pada tahun 1957 satelit buatan manusia pertama milik Uni Sovyet bernama Sputnik diluncurkan ke orbit. Dan pada tahun 1969 ARPANET yang merupakan cikal bakal internet digunakan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk suatu jaringan. Teknologi internet juga terus mengalami perkembangan, pada tahun 1991 World Wide Web(WWW) mulai dirintis oleh European Laboratory for Particle Phisycs(dikenal dengan CERN). CERN merupakan organisasi yang didirikan oleh 18 negara anggota Uni Eropa yang berpusat di Kota Geneva, Swiss. Pembentukan WWW berawal dari ide Tim Berners untuk menciptakan suatu protokol sistem distribusi informasi  di internet yang memungkinkan para anggotanya untuk membagi informasi. World Wide Web(WWW) terdiri dari jutaan situs web(website) dan setiap website terdiri dari banyak halaman web. Halaman-halaman web ini tersebar diseluruh dunia dan data-data yang ada di internet ini disimpan disuatu komputer server.
Internet semakin berkembang, web browser pertama dibuat dengan berbasiskan pada teks. Software web browser pertama  ini juga hanya dibuat untuk komputer yang menggunakan sistem operasi UNIX. Sampai akhirnya pada tahun 1993  web browser Mosaic yang berbasis grafis  dibuat oleh seorang mahasiswa bernama Marc Andressen dari University of Illonis, Amerika serikat. Web browser ini juga bisa berjalan diatas sistem operasi Windows dan UNIX.
Sewaktu browser masih berbasiskan pada teks, hanya terdapat sekitar 50 website. Pada akhir tahun 1995 jumlah website berkembang hingga mencapai angka sekitar 300.00 website.
Waktu terus berjalan, jejaring sosial(social networking) menguasai dunia. Salah satu jejaring sosial paling terkenal di seluruh dunia adalah facebook yang sudah memiliki sekitar 200 juta anggota pada tahun 2010. Pada awalnya pengguna facebook hanya dikhususkan untuk mahasiswa Harvard University. Namun lama kelamaan facebook mulai bisa digunakan diseluruh dunia. Facebook sendiri telah dirilis secara resmi sejak tahun 2006. Diperkirakan pada tahun 2015 nanti pendapatan facebook bisa mencapai US$ 1 Milyar. Karena asetnya yang potensial itulah pendiri facebook Mark Elliot Zuckerberg memutuskan untuk Drop Out dari Harvard University, salah satu universitas favorit di dunia. Dilanjutkan dengan jejaring sosial Twitter. Twitter mulai dari didirikan Maret 2006 oleh Evan Williams, Jack Dorsey, dan Biz Stone. Pada tahun 2006 Williams dan Biz Stone mendirikan Obvious Corp bersama dengan Odeo mantan karyawan. Sejarah Twitter diciptakan sebagai perusahaan yang terpisah pada April 2007 oleh Obvious Corp Jack Dorsey adalah chief executive officer dari kegugupan sampai Oktober 2008 ketika Williams menjadi CEO dan Dorsey bergeser ke posisi ketua dewan direksi. Sejak pembentukannya pada tahun 2006, Twitter telah menjadi sangat populer di seluruh dunia. Twitter adalah yang paling cepat berkembang mikroblogging gratis software yang memungkinkan anda untuk tetap berhubungan dengan orang melalui cepat, sering jawaban untuk satu pertanyaan: Apa yang kamu lakukan? Bahwa salah satu pertanyaan kecil telah meluncurkan revolusi media. Serta pendirian-pendirian jejaring sosial lainnya.
Dan Teknologi Informasi juga merupakan gabungan dari teknologi hardware (perangkat keras) dan juga teknologi software (perangkat lunak). Dalam pengembangan teknologi hardware cenderung mengupayakan ukuran yang semakin kecil tapi dengan kapasitas kualitas tinggi namun harganya diusahakan relatif semakin murah. Perkembangan yang semakin membaik ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja produktivitas suatu individu atau kelompok yaitu dengan pelaksanaannya yang cepat ,tepat, akurat, dan efisien. Dari pekembangan teknologi sampai saat ini telah memunculkan berbagai jenis kegitaan di banyak bidang yang berbasis pada teknologi elektronika, seperti pada : Pendidikan (e-education), Pemerintahan (e-government), Komersil (e-commerce), kesehatan (e-medicine), Buku elektronik (e-book) dan masih banyak lagi yang lainnya.
Dengan menggunakan Teknologi informasi dan Komunikasi, berbagai informasi dapat disebarluaskan secara lebih cepat dan bisa diakses  oleh banyak orang. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya sehingga semua orang dapat bertukar pikiran dengan mudah. Pada era informasi ini memang jarak fisik atau jarak geografis tidak lagi menjadi faktor penentu dalam hubungan antar manusia atau antar lembaga usaha, sehingga dunia ini menjadi suatu kampung global atau Global Village. Perkembangan teknologi informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan yang dikenal dengan e-life, yaitu kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik.
Teknologi informasi dan komunikasi manusia semakin canggih, dimulai dari lukisan-lukisan gua manusia purba hingga kini muncul istilah yang disebut dunia maya. Meskipun kini komunikasi semakin mudah tapi tak jarang kemudahan-kemudahan itu membawa dampak buruk bagi manusia. Sekarang tinggal kita yang memilih, dimana posisi kita ditengah dunia yang seakan semakin mengecil ini.


Read full post »

Popular Posts

 

Copyright © BONA BLOG Design by Free CSS Templates | Blogger Theme by BTDesigner | Powered by Blogger